(KLQ): Dapat Suntikan Motivasi dari Psikolog

MOTIVASI: Para peserta KLQ mendapat suntikan motivasi dari Ustadzah Yayuk Siti Nurhaqimah, psikolog dari Prisma Consulting.

 

MENJALANI sebagian besar waktu bersama Alquran, baik membaca, menghafal, maupun murojaah, pasti menimbulkan kejenuhan. Untuk mengatasi hal itu, panitia Karantina Liburan Quran (KLQ) selalu menyiapkan sesi motivasi setiap hari.

Termasuk, pada Rabu (27/12) sore lalu. Untuk mengatasi kejenuhan plus memberikan motivasi, panitia mendatangkan Ustadzah Yayuk Siti Nurhaqimah, SPsi, psikolog dari Prisma Consulting, guna memfasilitasi diskusi antarpeserta.

Materi motivasi dan diskusi yang diantarkan Ustadzah Yayuk mengenai Surat Fushilat ayat 19 sampai 22. Yang intinya bahwa semua panca indera manusia di akhirat kelak bisa memberi kesaksian atas apa yang dikerjakan manusia di dunia.

“Di akhirat nanti, pendengaran kita, pengelihatan kita, bahkan kulit yang ada di jasad kita ini, bisa berbicara. Bisa memberi kesaksian atas semua perbuatan kita, baik maupun buruk. Tidak ada yang bisa kita tutup-tutupi di hadapan Allah. Mau bohong tidak bisa,” ujar Ustadzah Yayuk.

Yang menarik, Ustadzah Yayuk sempat melontarkan pertanyaan kepada peserta KLQ dari kalangan SD.

“Lisan kita mungkin bisa bohong, tapi indera yang lain tidak. Kalau di KLQ ini, lisan bisa berbohong tentang apa ya?” tanya Ustadzah Yayuk.

Seorang peserta lalu menjawab. “Lisan bilang sakit, padahal tidak. Supaya ada alasan dijenguk orang tua,” jawab peserta yang masih SD itu, disambut senyum dan tawa yang lain.

Karena itu, kata Ustadzah Yayuk, para peserta mengisi liburan dengan mengikuti KLQ sudah bagus. Sebab, hal itu bisa menjadi modal untuk kesaksian di hadapan Allah kelak, bahwa kaki dipakai untuk melangkah ke pesantren, mata dibuat membaca ayat-ayat Alquran, lisan dipakai untuk melafalkan bacaan dan hafalan Quran. (*)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *