Seragam, Semua Peserta Menghafal Juz 28

 

DALAM pelaksanaan Karantina Liburan Qurani (KLQ) 2 akhir tahun ini, semua peserta menghafal juz 28. Hal ini dimaksudkan agar ukuran evaluasi setiap peserta lebih objektif.

Ketua Ibka Learning Center (ILC) Dani Yusuf selaku penyelenggara mengatakan, penetapan hafalan juz 28 itu diambil setelah menerima berbagai masukan dari wali santri setelah beberapa KLQ tahun lalu. “Sebab, ada yang merasa hafalan anaknya tidak bertambah,” katanya.

Karena itu, target yang dicanangkan panitia di KLQ 2 adalah hafalan baru lancar. “Kalau dulu sudah pernah menghafal juz 30 dan 29, misalnya, itu disetorkan lagi. Maka, sekarang semua kita anggap mulai dari nol. Dari juz yang masih jarang dihafal,” terangnya.

Lalu, para peserta dikelompokkan dalam dua golong besar. Yakni, kelompok talaqqi dan mandiri. Yang talaqqi, proses hafalan dituntut musyrif. “Misalnya, ayat pertama juz 28. Itu satu ayat kami bagi 6 bagian. Lalu, satu bagian saya baca 10 kali, nanti masing-masing peserta mengulang. Itu supaya mereka sudah ada gambaran ayatnya, walau belum hafal,” kata Ustadz Rendy Bahtiar, seorang musyrif.

Sedangkan golongan peserta yang mandiri, kata dia, mereka diberi kesempatan menghafal sendiri dalam setiap halaqah. Lalu, pada saatnya mereka diminta setoran. Lalu, di hari Jumat atau sehari sebelum penutupan, semua peserta harus tasmi atau memperdengarkan semua hafalannya kepada masing-masing musyrif dan musyrifah. (*)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *